Rabu, 10 Februari 2010

Pada Tahun 1800
Sepatu bersol karet pertama dibuat dan dinamakan “Plimsolls.”

1892
Goodyear dan perusahaan sepatu karet divisi dari US Rubber Company, memulai memproduksi sepatu karet dan kanvas dalam nama yang berbeda dan pada akhirnya ditentukan bahwa Keds adalah nama yang terbaik.

1908
Marquis M. Converse mendirikan Converse shoe company, yang merevolusi permainan bola basket lebih dari seabad dan menjadi ikon Amerika.

1917
Sepatu keds adalah sepatu atletik pertama yang diproduksi secara massal. Kemudian sepatu ini nantinya akan disebut sneakers oleh Henry Nelson McKinney, seorang agen periklanan untuk N.W. Ayer & Son, karena solnya lebih halus dan tidak menimbulkan suara decitan pada kondisi tertentu.

1917
Converse mengeluarkan sepatu basket pertama, the Converse All Star.


1920

Adi Dassler, pendiri Adidas, mulai memproduksi sepatu olahraga buatan tangan di kamar mandi ibunya, tanpa bantuan alat-alat listrik.

1923
The All Star memberikan kesempatan pada Chuck Taylor All Star, untuk membuat sepatu bermerek Chucks, Cons, Connies. Sepatu ini terjual lebih dari 744 juta di 144 negara.

1924
Adi dan Rudolph Dassler, dengan bantuan 50 anggota keluarganya, mendaftarkan bisnisnya dengan nama Gebr der Dassler Schuhfabrik di Herzogenaurach, Jerman. Ini menjadi awal berdirinya Adidas seperti sekarang.

1931
Adidas memproduksi sepatu tenis pertamanya.

1935
Converse merilis the Jack Purcell dengan logo “Smile” di bagian depan. Sepatu itu menjadi sangat terkenal di Hollywood dan di kalangan anak-anak nakal, namun pada tahun 1930, ketika badminton dan tenis menjadi terkenal, Jack Purcell hanya tinggal sejarah.

1948
Puma Schuhfabrik Rudolf Dassler didirikan dan dunia dikenalkan pada PUMA Atom, sepatu sepak bola pertama PUMA digunakan oleh tim sepakbola Jerman Barat.
1950’s
• Sneakers menjadi sepatu pilihan di mana-mana dan menjadi simbol dari pemberontakan. Murah dan mudah diperoleh oleh seluruh anak muda di seluruh dunia. Di U.S., cheerleaders menggunakan sweaters, rok mini dan kaos kaki pendek dengan sepatu dan atasan canvas (atau keds). The fashion secara resmi diperkenalkan ketika James Dean difoto menggunakan celana jinsnya dan sneakers putih.
• Sepatu bertumit tinggi alias “stiletto” menjadi tren di awal 1950-an.

1962
Phil Knight dan Bill Bowerman melucurkan sepatu atletik berteknologi tinggi (di tahunnya) dengan Blue Ribbon Sports (BRS) dan pada tahun 1968 seiring dengan design dan teknologinya yang baru, mengganti nama mereka menjadi Nike.

1970
• Platform shoes dengan tumit setinggi 2-5 inci menjadi incaran pria dan wanita.
• Era 70-an juga merupakan awal bagi sepatu model bakiak menjadi populer.

1972
Logo Adidas mengalami perubahan dengan memakai konsep “Trefoil Logo” yakni logo visual tiga daun kerangkai.

1979
Nike menciptakan seri Nike Air yang pertama. Lalu pada tahun 1982 dirilis Air Force One, dan meluncurkan si legendaris Nike Air Jordan (1985)–yang merupakan sebuah achievement bagi the rookie of Chicago Bulls’, Michael Jordan hingga Nike Air Max pada tahun 1987.
reebok-classic-nylon.jpg

1990
Awal era ini diramaikan dengan jenis sepatu bersol rata, berwarna dan persegi. Namun, lagi-lagi platform shoes kembali berjaya.

1995
Museum sepatu Bata di Toronto, Kanada resmi dibuka pada bulan Mei.

1996
Adidas melakukan modernisasi dengan konsep “We knew then-we know now” yang menggambarkan kesuksesan masa lalu dan kejayaan masa kini.





1998-2001
Sepatu lars menjadi salah satu simbol paling populer dari Orde Baru yang militeristik.
2006-2008
Model wedges shoes (bertumit sebiji) yang cocok dengan banyak jenis outfit, warp dan strappy shoes menjadi incaran wanita.
Sumber: Haxims

JENIS-JENIS SEPATU



Mengenal Jenis Jenis Sepatu
Sepatu tidak hanya berfungsi sebagai alas kaki, tetapi juga telah menjadi bagian dari penampilan seseorang. Untuk sepatu wanita, model sepatu yang dijual ada berbagai macam. Informasi berikut dapat berguna untuk menambah pengetahuan tentang apa saja model alas kaki yang ada.Beragam sepatu wanita yang ada yaitu Open Toe Shoes, Pump Shoes, Sling Back Shoes, Wedge Heel, Kitten Heel, Stiletto, Selop, Boots dan Sports. Anda ingin tahu apa saja perbedaan jenis sepatu ini?

Open Toe Shoes
Seperti namanya, ujung sepatu ini terbuka sehingga jari kaki seperti ibu jari dan jari telunjuk terlihat. Bagian belakang pada umumnya tertutup, sehingga baik digunakan pada acara formal atau informal. Keuntungan menggunakan sepatu ini adalah kaki tidak berkeringat sehingga lebih nyaman.

Pump Shoes
Pump shoes mengartikan sepatu labu. Disebut demikian, karena ujung sepatu ini menyerupai buah labu, berbentuk setengah bundar. Sepatu jenis ini cocok bila dikombinasikan dengan rok mini.

Sling Back Shoes
Jenis ini dicirikan dengan adanya tali yang melilit di pergelangan kaki. Sering juga disebut sepatu sandal. Cocok digunakan dengan rok model A-line sehingga dapat memberi kesan feminim pada penampilan anda.

Wedge Heel
Sepatu ini dapat diperuntukkan bagi anda yang merasa tidak nyaman dengan sepatu berhak kecil. Wedge Heel memaksudkan jenis sepatu dengan hak yang mempunyai ukuran yang sama dari depan sampai belakang dan menyatu dengan sol sepatu. Hak sepatu ini tidak mudah patah dan cocok bagi anda yang memiliki berat badan lebih.

Kitten Heel
Maksud sepatu ini adalah sepatu dengan hak rendah. Lebih cocok bila digunakan dalam acara-acara kasual.

Stiletto
Dengan bagian depan yang runcing dan hak yang tinggi runcing, sepatu ini cocok bila anda menggunakan gaun dalam acara pesta karena dapat menimbulkan kesan feminim dan seksi.

Selop
Disebut juga dengan slipper. Selop dengan bagian belakang terbuka dan menyerupai sandal ini dapat digunakan bila anda ingin tampil santai tetapi ingin tetap berkesan sopan.

Boots
Sepatu yang tertutup keseluruhan. Boots ada yang hanya sampai pergelangan kaki, sampai setengah betis dan ada yang sampai selutut. Seperti koboi, sepatu ini sangat cocok bila digunakan dengan jeans.

Sports
Sering disebut dengan sepatu kets. Sepatu yang biasa digunakan saat berolahraga.

SEJARAH SEPATU


VIVAnews - Setiap pergi ke sekolah kita pasti mengenakan sepatu. Selain untuk melindungi kaki, sepatu juga membuat penampilan kita menjadi lebih rapi. Nah, apakah kalian tahu sejak kapan manusia menggunakan sepatu?


Para ahli sejarah memperkirakan sepatu pertama kali dibuat pada zaman es atau lima juta tahun lalu dan dibuat dari kulit binatang. Sepatu primitif dalam jumlah besar pernah ditemukan di pedalaman Missouri, Amerika Serikat dan diperkirakan berasal dari 8000 Sebelum Masehi (SM).

Sepatu lainnya juga pernah ditemukan di pegunungan Perancis dan berasal dari 3300 SM. Selain dari kulit binatang ada juga sepatu yang terbuat dari rumput atau semak untuk melindungi kaki dari teriknya sinar matahari atau dinginnya suhu. Selain di Missouri Amerika, juga ditemukan alas kaki yang berasal dari peradaban Mesir kuno, Viking, dan China kuno.

Pernah ditemukan sebuah alas kaki yang berasal dari Mesir Kuno dan memiliki gambar yang sangat indah. Alas kaki tersebut merupakan milik Raja Mesir. Alas kaki saat itu digunakan juga untuk menunjukkan status sosial.

Masyarakat Yunani Kuno juga memiliki alas kaki yang sangat menunjang aktivitas mereka. Sepatunya memiliki banyak tali yang diikat di sekeliling betis. Tentara Romawi kuno juga memiliki sepatu yang sangat khas dan disebut caligae. Saat para tentara Romawi kembali dari peperangan dan menang, caligae nantinya akan diberi paku yang berasal dari perunggu, perak bahkan emas.